Bacaan Doa Buka Puasa Dan Sahur Ramadhan Dzahaba Yang Shahih

Bacaan Doa Buka Puasa Dan Sahur Ramadhan Dzahaba Yang Shahih - Bacaan doa buka puasa ini sepertinya sudah tak asing lagi bagi kita semua, karena setiap kali selesai melaksanakan puasa tepatnya pada waktu terbenam matahari dengan kata lajimnya adalah waktu magrib, baik puasa wajib/ramadhan maupun puasa sunat diadakan berbuka dengan minum atau makan.

Dengan adanya makan minum pada waktu itu dinamakan buka puasa, supaya buka puasa kita mendapatkan banyak pahala mak awali dengan bacaan doa buka puasa yang benar shahih menurut sunnah Rosululloh SAW, karena baginda Nabi kita setiap melaksanakan buka puasa sebelum minum atau makan tidak ketinggalan selalu membacakannya doa tersebut.

Maka untuk itu kita pun juga sebagai umatnya harus mengikuti sunnah-sunnahnya dalam berbagai amal supaya mendapatkan pahala/ganjaran dari Alloh SWT dan di akui sebagai ummat Nabi serta mendapatkan syafaat nanti di hari kiamat, terutama di bulan ramadhan kita perbanyaklah beramal, karena pada bulan ramadhan itu terdapat banyak fadhilah yang melebihi dari pada fadhilah di bulan selain ramadhan.

Bacaan Doa Buka Puasa Dan Sahur Ramadhan Dzahaba Yang Shahih

Namun kami di sini tidak akan membahas tentang fadhilah ramadhan namun kami di sini akan berbagi bacaan doa berbuka puasa dan makan sahur ramadhan yang shahih benar sesuai sunnah dalam tulisa bahasa arab latin lengkap dengan artinya seperti di bawah ini:

Berikut ini doa buka puasa yang dicontohkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:
Haditsnya. Dari Ibnu Umar Radhiallahu ‘anhuma, beliau mengatakan :

«…كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، إِذَا أَفْطَرَ قَالَ: «ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ

Rasululloh Shallallhu ‘alaihi wasallam, apabila beliau berbuka, beliau membaca : «Dzahaba-zhama’u, wabtalatil ‘uruuqu…» (HR. Abu Daud 2357, Ad-Daruquthni dalam sunannya 2279, Al-Bazzar dalam Al-Musanand 5395, dan Al-Baihaqi dalam As-Shugra 1390. Hadis ini dinilai hasan oleh Al-Albani).

Kemudian ada lagi doa yang selama ini dibacai oleh mayoritas kaum muslimin di belahan dunia ini yaitu :

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

(Dzahabadh dhoma,u wabtalatil uruq wa tsabatal ajru insyaa,aLlah)

Artinya: “Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala akan tetap insya Allah”

Doa tersebut diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Daruquthni, dihasankan Syaikh Nasiruddin Al-Albani dalam Irwaul Ghalil, Misykatul Mashabih dan Shahih Abi Dawud.

Bisa juga dengan bacaan doa seperti dibawah ini, bahkan kebanyakan orang membaca doa bukla puasa itu menggunakan bacaan lafadz:

اَللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت

”Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”

Doa ini merupakan bagian dari hadits dengan redaksi lengkap sebagai berikut:

عَنْ مُعَاذِ بْنِ زُهْرَةَ، أَنَّهُ بَلَغَهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ كَانَ إِذَا أَفْطَرَ قَالَ: اَللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَ عَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

“Dari Mu’adz bin Zuhrah, sesungguhnya telah sampai riwayat kepadanya bahwa sesungguhnya jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berbuka puasa, beliau membaca (doa), ‘Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthortu-ed’ (ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka).”[1]

Hadits tersebut diriwayatkan oleh Abu Daud, dan dinilai dhaif oleh Syekh al-Albani dalam Shahih wa Dhaif Sunan Abi Daud.

Demikian yang dapat kami buat bacaan doa berbuka puasa dan makan sahur ramadhan yang shahih dan benar sesuai sunnah, seperti mana yang telah kami bahas sebelumnya bacaan niat puasa ramadhan, semoga dengan adanya tulisan kami ini dapat bermanfaat bagi kita semuan dan kita di berikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan ibadah puasanya.